alasan mengapa arsitek tahan begadang
Rutinitas begadang merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dilepaskan dari mereka yang berprofesi sebagai arsitek maupun mahasiswa arsitek sekalipun. Bahkan rutinitas yang membuat kantong mata menghitam ini sudah menjadi hobi tersendiri yang tidak dapat dihindari bagi sebagian profesi arsitek. Identik sebagai seseorang yang gemar begadang memang bukan tanpa alasan. Sebab banyak sekali waktu efisien di malam hari untuk mengerjakan segala proyek maupun tugas-tugas yang menumpuk dan dikejar deadline. Dan itu semua tidak cukup hanya dikerjakan di waktu siang pada kasus-kasus tertentu, butuh waktu lebih di jam yang lain. Apalagi kalau bukan di waktu malam yang identic dengan istilah begadang.

 

Selain alasan yang telah diterangkan diatas, salah satu alasan utama lainnya mengapa arsitek tahan begadang yang cukup familiar karena saat malam hari minim sekali aktivitas yang membuat pikiran distraksi sehingga akan lebih fokus dalam merancang sebuah proyek spektakulier sehingga pekerjaan akan cepat selesai. Jawaban yang sama penulis dapatkan saat diberi kesempatan oleh salah satu konsultan Arsitek yang ada di Jakarta (www.ArsitekOnline.com) untuk menanyakan hal ini kepada tim arsiteknya, jawabannya lebih kurang sama. Alasan lain yang sering diungkapkan profesi arsitek ketika ditanya hal sedemikian rupa adalah karena kebiasaan turun temurun yang biasa dilakukan sejak dalam masa bangku kuliah dulu.

 

arsitek

 

Mahasiwa arsitek umumnya memang tak memiliki banyak waktu berleha-leha layaknya program studi lainnya untuk nongkrong bersama teman-teman saat akhir pekan. Pasalnya selain dikejar deadline minimal 5 kali dalam seminggu, pengerjaan tugas mahasiwa arsitektur cenderung lama karena dibutuhkan banyak ketelitian untuk menggambar bentuk bangunan berikut kontruksi bangunannya. Sehingga meraka cenderung akan begadang untuk mengerjakan tumpukan tugas tersebut.

 

Sebagian besar mata kuliah mahasiswa arsitek juga memiliki durasi pembelajaran yang terbilang cukup lama. Oleh karenanya daripada mengulang di semester berikutnya, banyak mahasiwa arsitektur yang cukup serius saat menerima materi untuk beberapa mata kuliah tersebut. Bahkan tak jarang ada beberapa mata kuliah khusus yang mengharuskan setiap mahasiwa arsitek untuk melakukan survey lapangan yang biasanya akan memakan waktu seharian.

 

jasa arsitek

 

Belum lagi sesi presentasi yang umum dilakukan oleh setiap mahasiwa program studi apapun saat bertatap muka dengan dosen. Nah karena kebiasaan tersebut membuat banyak arsitek cenderung tahan begadang.

 

Ternyata banyak alasan mengapa arsitek tahan begadang, meskipun keesokan harinya mereka harus bekerja di biro jasa arsitek masing-masing dan membahas proyek selanjutnya dengan tuntutan kondisi tubuh yang prima. Semoga informasi yang kami jelaskan dalam artikel ini dapat bermanfaat bagi seluruh pembaca yang budiman.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *