Adakalanya si batita melakukan Gerakan Tutup Mulut alias tak mau makan. Menolak atau tidak sebenarnya tergantung dari bagaimana Mama mengolah makanan dan metode memperkenalkan makanan kepada si batita, seperti penyusunan menu, jadwal waktu pemberian makanan dan juga suasana makan.

Misalnya, suasana pada saat pemberikan makan yang bisa disebut “tanpa empati”, seperti Mama mengharuskan makan tapi tanpa ditemani atau menyemangatinya saat makan, bisa menjadi penyebab batita menolak makan.

Bisa juga karena lauk yang kurang variatif dan jadwal pemberian makan yang mungkin bentrok dengan jadwal minum susu. Dengan kata lain, besarnya porsi makan yang tidak berimbang dengan porsi susu.

Untuk mengatasi anak yang cenderung menolak makan, ciptakan suasana yang menyenangkan pada saat makan. Hindari memberi kesan bahwa jadwal makan adalah tekanan baginya. Sedapat mungkin berikan kata-kata penyemangat ketika batita sedang berusaha untuk mengenal rasa-rasa baru pada makanan, tetapi berilah waktu pada dia untuk mengenal dan bersabarlah.

Selain itu, berikan variasi-variasi pada lauk sehingga kita sebagai orangtua juga bisa mengenal jenis masakan seperti apa yang disukai anak seperti goreng, tim, atau direbus, lalu variasikan dengan bahan-bahan makanan sehat.

Berikan juga rentang waktu yang cukup dari jadwal minum susu dan makan padat. Pasalnya susu membutuhkan waktu cerna lebih lama di dalam lambung sehingga anak tetap kenyang dalam waktu yang cukup lama. Jangan sampai anak kebanyakan minum susu, lalu jadi enggan makan.

Contoh menu seimbang dalam sehari :

Sarapan : nasi goreng ½ piring ( 6-8 sendok makan / 50 gram ) , telur mata sapi 1 butir ( 35 gram ), pepaya setengah potong ( 50 gram )

Makan Selingan : susu satu gelas ( 200 gram ), Biskuit 2,5 buah ( 2 gram )

Makan siang : nasi putih ½ piring ( 6-8 sendok makan / 50 gram), ayam kecap 1 potong sedang, pepes tahu ½ buah besar, sayur bening bayam 1 mangkok kecil , pepaya ½ potong sedang

Selingan sore : susu ½ gelas , lemper 1 buah

Makan malam : nasi putih ½ piring, sayur 1 mangkok kecil, ayam goreng 1 potong sedang, pisang 1 buah sedang

Selingan malam : susu 1 gelas

Di usia yang dini ini adalah waktu yang tepat untuk memberikan anak pelajaran bahasa asing. Karena bisa untuk bekal di masa depan nanti. Lembaga les bahasa asing online terbaik adalah pilihan tepat untuk para orangtua yang ingin anaknya mahir dalam berbagai bahasa internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *