memiliki merek

Branding adalah tema sentral dalam promosi, dan kunci untuk memposisikan produk. Branding adalah bagian dari semua aspek produk – mulai dari pengemasannya hingga situs webnya. Semakin konsisten branding, semakin besar kemungkinan pelanggan akan mengingat merek.

Memiliki merek yang sukses berarti pelanggan akan membayar lebih banyak daripada merek yang tidak mereka kenal atau percayai. Kepercayaan ini disebut sebagai “ekuitas merek” dan sangat berharga bagi pemasar. Penting juga bagi merek untuk memperhitungkan semua poin penjualan unik (USP), karena ini adalah bagian pesan yang mudah dikenali.

Jika memungkinkan, menggunakan identitas perusahaan adalah cara yang bagus untuk mempromosikan suatu produk, terutama jika digunakan secara konsisten. Pikirkan logo Kellogg. Anda melihat logo pada kotak sereal baru, dan karena Anda terbiasa dengan merek tersebut, Anda cenderung mempercayainya. Ini adalah situasi yang ideal sehingga perusahaan dapat menggunakan warna, logo, atau tagline tertentu untuk menjaga konsistensi merek mereka. Misalnya membeli nama domain sesuai dengan nama perusahaan seperti Sidopulsa, agar tidak disalah gunakan oleh orang lain.

Pikirkan lagi tentang deterjen Tide laundry. Cepat – warna apa kemasannya? Warnanya oranye, dan sudah tertanam di ingatan Anda, mungkin sejak Anda masih kecil. Apakah Anda mengerti mengapa itu sangat berharga? Warnanya sendiri menentukan identitas perusahaan pada merek.

Pemasar memiliki segmen, target, dan posisi; apa selanjutnya? Dia membutuhkan pesan itu. Apa yang ingin dia katakan untuk memengaruhi pelanggan potensial? Tujuan pemasar harus diselaraskan dengan strategi pemasaran, dan akan masuk ke dalam salah satu kategori berikut:

1. Informasikan – Tingkatkan kesadaran produk dan merek, dan cobalah untuk mendapatkan keuntungan.

2. Membujuk – Berusaha mendapatkan respons langsung untuk mendorong penjualan.

3. Ingatkan – Untuk mempertahankan minat pada produk atau merek.

Hasil terbaik datang dari promosi yang jelas dan khas, sehingga penting pemasaran bekerja sama untuk merumuskan pesan yang jelas untuk audiens yang ditargetkan. Pesan terbaik tidak akan berfungsi jika tidak sampai ke audiens yang tepat.

Iklan

Periklanan adalah tindakan berkomunikasi langsung kepada audiens menggunakan sumber media, seperti televisi, cetak, radio, dan online. Kampanye yang sukses akan mengingat wawasan pelanggan, sambil mengomunikasikan misi dan merek bisnis. Iklan dapat diarahkan ke demografi tertentu, meningkatkan peluang kampanye yang sukses. Iklan yang sukses membuat pemirsa ingin mempelajari lebih lanjut tentang produk tersebut, dan memberi pemirsa sarana untuk membeli produk. Teknik iklan terbaik akan memastikan kampanye yang berharga, yang akan mengembalikan nilai kepada perusahaan.

Pengulangan

Pengulangan persis seperti apa itu, dan itu adalah metode yang sangat efektif. Ini adalah sarana untuk memasukkan pesan ke dalam memori pelanggan. Metode ini akan selalu memberi nama produk atau nama perusahaan, dan idealnya lebih dari sekali. Ini sangat membantu dalam kampanye televisi, karena memberikan kesempatan untuk melihat dan mendengar pesan.

Klaim

Metode lain yang sukses adalah promosi fitur produk, dan membuat klaim tentang apa yang dapat dilakukan produk untuk konsumen. Sebuah iklan dapat menyatakan bahwa produknya adalah “yang terbaik,” meskipun produknya sama dengan produk lainnya. Klaim seringkali menyesatkan, jadi penting untuk menggunakan metode ini dengan hati-hati. Banyak iklan menggunakan kata “membantu” atau “hampir” untuk menggambarkan produk mereka.

Asosiasi

Metode ini mengaitkan suatu produk dengan seseorang, lagu, atau emosi. Perusahaan barang olahraga menggunakan atlet, perusahaan mobil menunjukkan mobil mereka mengemudi di jalan gunung yang berliku yang indah, dan yang lain menggunakan jingle. Pikirkan jingle untuk Folgers Coffee. Bisakah kamu mengingatnya? Tentu saja Anda bisa – itu sudah tertanam dalam ingatan kita. Ini menghasilkan respons emosional, dan karenanya merupakan iklan yang sukses.
Promosi

Metode ini menggunakan kupon atau undian untuk memenangkan pelanggan. Dengan berpartisipasi dalam promosi, pelanggan memasuki hubungan dengan perusahaan. Ini menghasilkan kegembiraan, terutama jika konsumen berpikir mereka mungkin bisa memenangkan sesuatu. Semua orang suka produk gratis.

Hubungan Dengan Masyarakat

Hubungan masyarakat adalah tindakan mengkomunikasikan citra positif kepada audiens target. PR dapat mencakup siaran pers, diskusi, dan presentasi kepada masyarakat, serta menargetkan program televisi dan radio untuk membahas merek tersebut. Perusahaan kecil yang tidak mampu membayar anggaran iklan yang besar dapat menggunakan PR untuk mendapatkan nama mereka di sana. Penting untuk membangun merek sesegera mungkin. Sebagai bagian dari rencana pemasaran, seorang pemasar harus mengembangkan strategi hubungan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *