Saat ini semakin banyak minuman buah kemasan yang banyak dijual dan diperuntukkan untuk anak anak padahal minuman buah kemasan ini tidak baik bagi kesehatan karena fungsi buah seperti nutrisi tidak dapat diperoleh bagi anak anak yang mengkonsumsinya.

Buah memang kaya akan nutrisi dan gizi namun jika minuman buah kemasan ini alih alih memberikan gizi dan kaya akan gizi justru mengandung banyak sekali pemanis buatan yang tidak baik bagi kesehatan karena mengandung gula yang berlebih dan bisa meningkatkan resiko obesitas, diabetes hingga penyakit jantung.

Bayangkan jika anak anda mengkonsumsinya setiap hari!

Dari sebuah studi yang dilakukan pada sekitar 34 jenis minuman buah kemasan yang ada di pasaran, hasilnya sangat mencengangkan karena semuanya mengandung pemanis yang laris di Amarika Serikat dan dua pertiga minuman ini tidak mengandung buah jus segar meski brannya mengatakan jika minuman tersebut berasal dari buah.

Meskipun ada juga yang mengandung jus buah segar akan tetapi jumlahnya tidak sampai dari lima persen, bahaya bukan?

Banyak brand minuman yang mengatakan jika minuman mereka mengandung sumber vitamin C yang baik padahal di dalam minumannya tidak ditemukan jus buah sama sekali, atau hanya mengandung sedikit sekali jus buah dan di dalamnya hanya terdapat 16 gram gula yang tentu saja tidak dibutuhkan atau melebihi dari kebutuhan gula yang dibutuhkan oleh anak – anak.

Hal ini tentu akan berdampak buruk bagi kesehatan anak alih alih mendapatkan kesehatan, vitamin atau nutrisi dan menjalani gaya hidup sehat seperti yang diiklankan oleh produk produk tersebut, anak anda justru dapat menaikkan resiko terkena obesitas, diabetes hingga jantung loh. Ngeri kan?

Tak hanya berbahaya bagi anak anak, minuma ini terbukti juga sangat berbahaya bagi kesehatan orang dewasa dan lanjut usia ditambah jika mereka memiliki sejarah penyakit seperti diabetes, obesitas dan jantung. Bukannya gaya hidup sehat seperti yang ada di dalam iklan yang di dapat tapi justru beresiko terkena berbagai macam penyakit berbahaya. Pastinya anda tak ingin begitu kan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *